Revolusi Islam adalah Anugerah Ilahi yang Harus Terus Dijaga

Posted on Updated on

Ayatullah Makarim Syirasi:
Revolusi Islam Iran telah berlalu 32 tahun, namun sampai saat ini musuh-musuh negeri ini tetap mencari celah untuk menghentikan upaya kebangkitan Islam di negeri ini. Telah puluhan tahun berlalu, upaya mereka belum juga berhasil, mereka paham adalah sesuatu yang sulit untuk meruntuhkan kebangkitan Islam ini.

Menurut Kantor Berita ABNA, Hadhrat Ayatullah Makarim Syirasi setelah dhuhur (6/2) dalam pertemuannya dengan Panglima Angkatan Udara Republik Islam Iran, Hasan Syah Shafi, dengan beberapa petinggi militer lainnya, menyampaikan pesan dengan berkata, “Revolusi Islam Iran telah berlalu 32 tahun, namun sampai saat ini musuh-musuh negeri ini tetap mencari celah untuk menghentikan upaya kebangkitan Islam di negeri ini. Telah puluhan tahun berlalu, upaya mereka belum juga berhasil, mereka paham adalah sesuatu yang sulit untuk meruntuhkan kebangkitan Islam ini.”

Dalam lanjutan pesannya, beliau menegaskan, “Musuh-musuh Islam selama 32 tahun dengan segenap upayanya berusaha merintangi kemajuan dan perkembangan di negeri ini, namun berkat pertolongan Allah SWT dan kesadaran yang tinggi dari masyarakat, mereka tetap tidak berhasil mencapai tujuan-tujuan mereka.”

Ayatullah Makarim Syirasi yang juga seorang ulama marja taklid ini dengan merujuk kepada kejadian-kejadian besar yang terjadi di beberapa Negara di Timut Tengah mengatakan, “Hari ini, kita telah menyaksikan sendiri, dan siapapun telah menjadi saksi, bahwa apa yang telah terjadi di Tunisia dan Mesir baru-baru ini, sedikit banyaknya adalah imbas dari Revolusi Islam Iran 32 tahun lalu. Kita bangga, karena kita telah menjadi yang pertama merintis kebangkitan ini. Inilah alasan terbesar musuh-musuh Islam menekan dan mengucilkan Negara Iran setelah kebangkitannya.”

“Islam tidak mengatakan, berperanglah, melainkan, jadilah bangsa yang kuat yang senantiasa bersiap siaga, sehingga musuh-musuh Islam gentar dan sama sekali tidak memiliki keberanian untuk menjajah negeri-negeri Islam. Salah satu keistimewaan Al-Qur’an, pesan-pesannya bukan hanya untuk satu zaman saja, melainkan melintasi zaman, termasuk untuk saat ini. Al-Qur’an memerintahkan kaum muslimin untuk memaksimalkan segala potensi dan kekuatan yang dimiliki agar musuh-musuh Islam menjadi gentar karenanya.” Lanjut beliau.

Di akhir ceramahnya, Ayatullah Makarim Syirasi mengatakan, “Kemenangan revolusi Islam Iran adalah anugerah Ilahi yang harus terus dijaga. Menjaga dengan memperkuat militer adalah salah satu cara, namun yang terpenting, penjagaan revolusi ini harus dengan peningkatan iman kepada Allah SWT dan tawakkal kepada-Nya.”