PENYAKIT “LUPA”

Gambar Posted on Updated on

PERHATIAN: Kisah ini (setengah) fiktif belaka. Kesamaan nama, tempat, atau peristiwa, mungkin disengaja atau tidak disengaja. Pembaca harap maklum.

TERSEBUTLAH seorang wanita bernama Ninin. Dia tersangkut kasus korupsi yang merugikan keuangan negara puluhan miliar rupiah. Ketika akan diperiksa penegak hukum, dia segera saja terbang ke Singapura. Suami dan keluarganya mengatakan, Fortuna bukan kabur tapi berobat. Dia disebut-sebut menderita penyakit lupa atau syndrompohoan (?). Berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan, Ninin tidak juga kembali.

Aparat penegak hukum di tanah air kesulitan mengungkap kasus ini, karena tersangka kuncinya berada di luar negeri. Sementara itu beberapa saksi mata menyebutkan, Ninin terlihat berbelanja di pusat pertokoan elit di Singapura. Wajahnya segar, geraknya lincah, dan belanjaannya banyak. Tidak tampak dia menderita penyakit yang kronis. Masyarakat juga bertanya-tanya: apakah benar dia terserang penyakit lupa atau pura-pura lupa supaya terbebas dari jerat hukium?

Karena dianggap tidak kooperatif, akhirnya pemerintah mencabut paspor Ninin. Dengan demikian, keberadaannya di Singapura menjadi ilegal dan harud dideportasi. Maka dengan terpaksa diapun kembali ke tanah air. Tetapi Ninin tetap saja dinyatakan menderita penyakit lupa dan dia tampak seperti orang yang pikun. Ketika aparat hukum bertanya seputar kasusnya, dia hanya melongo dan mengaku lupa, lupa dan lupa.

Akhirnya  penegak hukum menghadirkan suaminya ke hadapan Ninin. Terjadilah dialog:

Aparat: Apakah Bapak Oding ini suami Ibu?

Ninin: Yang mana ya? Aduh saya lupa…

Aparat: Yang ini Bu, lihat baik-baik.

Ninin: Aduh saya benar-benar lupa.

Aparat: Jadi ini bukan suami Ibu?

Ninin: Bukan….kayaknya bukan deh…

Aparat: Oke kalau begitu. Saya cuma ingin mengatakan, bapak ini besok mau nikah dengan seorang gadis…

Ninin: Apaaa? Tidaaaakk…tidaaak…Jangan kawin lagi! Saya ingat sekarang….ini memang suami saya…ini suami saya…

Aparat: Alhamdulillah…Ibu akhirnya sembuh. Mari kita lanjutkan pemeriksaan………

Sekian dan terima kasih

by Enton Supriyatna Sind on Friday, May 27, 2011 at 7:57pm
Iklan