Surat dari Syria

Posted on

Malam di SyriaPerkenankan saya menyampaikan kepada Anda tentang negeri Syria tercinta. Syria negeri melati dan mawar yang baunya akan terasa saat Anda berjalan di jalanan kota tua Damaskus, kota tertua di dunia.

Syria negeri damai dan harmonis. Syria negeri peruntungan dan kenabian. Syria rumah bagi Jesus (kaum Kristen) dan Mohammad (umat Islam). Syria negeri dimana gereja dan masjid berdiri berdampingan. Syria negeri dimana pemimpin umat Islam mempunyai penasihat seorang Kristen.

Syria negeri dimana sejarah manusia berawal dan dimana sejarah akan berakhir.
Syria negeri yang penuh dengan kemurahan hati dan keramah-tamahan. Syria negeri dimana semua tamu disambut dengan ramah tamah. Syria adalah negeri yang dipenuhi dengan senyuman tulus, jabat tangan dan berbagai undangan yang diterima siapa saja yang berkunjung.

Syria adalah kesegaran, makanan segar, udara segar, air segar, dan senyuman segar!!!

Syria juga negeri “sarang singa”, rumah dari pemimpin muda yang berpendidikan, baik hati, berani, pecinta perdamaian, patriot, terpercaya dan terhormat yang bernama Dr. Bashar Al Assad … !!! Pemimpin yang telah membangun Syria, memajukan pendidikan, memerangi buta huruf, yang membebaskan biaya-biaya pendidikan, yang membebaskan biaya-biaya pengobatan, yang meningkatkan belanja negara dari 43 miliar pound Syria menjadi lebih dari 1 triliun pound syria dalam waktu 10 tahun, pemimpin yang meningkatkan upah minimal buruh dari 3.500 pound Syria menjadi 15.000 pound Syria per-bulan.

Syria adalah negara yang bebas hutang, negara yang secara keseluruhan mampu memenuhi semua kebutuhannya, mulai dari barang-barang rongsokan hingga kendaraan, makanan dan produk-produk lainnya.

Syria adalah satu dari sedikit negara di dunia dimana Anda bisa membeli roti dan bensin dengan harga 1/3 dari biaya produksinya.

Demi Tuhan, inikah negeri yang pantas untuk dihancurkan? Inikah negeri yang pemimpinnya harus diperangi?

Untuk Anda semua dimana saja, bukalah mata dan pikiran Anda. Setelah semua keterangan ini, apakah Anda hidup di negara yang lebih baik dari Syria? Dan apakah pemimpin Anda lebih patriotik dan penyayang daripada pemimpin kami?

Saya pastikan, tidak!

Sebenarnya pemimpin Anda-lah yang seharusnya mundur, atas semua kejahatan yang telah dilakukannya kepada Anda semua: kondisi ekonomi Anda dan reputasi internasional negara Anda.

Jadi bangunlah dan lakukan sesuatu untuk negara Anda dan diri Anda sendiri. Ini adalah Damaskus, negeri sarang singa. Jadi jauhkan tangan kotor Anda dari kami.

Surat dari Syria
Oleh: Cahyono Adi

(Qussay)